Berita Liga Inggris Berita Liga Inggris Kiper Liverpool Allison Becker Yang Memberikan 1 GOL

Kiper Liverpool Allison Becker Yang Memberikan 1 GOL

Kiper Liverpool Allison Becker Yang Memberikan 1 GOL

Alisson Becker mengukir namanya di buku sejarah Liverpool setelah menjadi kiper pertama The Reds yang sukses mencetak gol lewat aksinya melawan West Brom. Ketika skor 1-1 sepertinya akan menjadi hasil akhir laga ini serta menjadi berita liga inggris terkini yakni Alisson yang muncul sebagai pahlawan Liverpool. Keputusannya untuk ikut maju dalam situasi sepak pojok terakhir yang didapat The Reds terbukti tak sia-sia. Sundulannya sukses mengoyak gawang tuan rumah.

Kemenangan ini sangat vital bagi Liverpool dalam upaya mereka mengamankan satu jatah ke Liga Champions musim depan. Kini The Reds desawisatatukak.com menduduki peringkat lima dengan poin 63, tertinggal satu angka dari tim peringkat empat Chelsea dan tiga angka dari tim peringkat tiga Leicester City.

Kiper Liverpool Allison Becker Yang Memberikan 1 GOL

Sejarah Alisson

Menukil Opta, sejak Liverpool didirikan pada 1892 silam, Alisson menjadi penjaga gawang pertama yang mencetak gol bagi The Reds dalam pertandingan kompetitif. Menariknya lagi, dari enam kiper yang pernah mencetak gol sepanjang sejak Premier League, Alisson adalah kiper pertama yang membobol gawang lawan lewat sundulan kepalanya dari daftar slot online. Selain Alisson, lima kiper lainnya yang pernah mencatatkan namanya di papan skor dalam sejarah Premier League adalah Peter Schmeichel, Brad Friedel, Tim Howard, Asmir Begovic, dan Paul Robinson.

Mental Tak Kenal Menyerah Liverpool

Sementara itu, Alisson menjadi pencetak gol kemenangan ke-38 Liverpool yang lahir di menit 90 ke atas dalam sebuah laga Premier League. Angka ini 13 kali lebih banyak dibanding tim lainnya. Secara keseluruhan, Liverpool membuktikan semangat pantang menyerahnya dengan meraih total 94 poin dari situasi tertinggal di bawah asuhan Jurgen Klopp. Catatan ini merupakan yang tertinggi ketimbang klub lain sejak Oktober 2015.

Alisson memulai kariernya di Internacional, di mana ia membuat lebih dari 100 penampilan dan memenangkan Campeonato Gaúcho di masing-masing dari empat musim di klub dari judi online terbaru. Pada tahun 2016, ia menyelesaikan transfer € 7,5 juta ke AS Roma di mana ia awalnya menjabat sebagai pengganti untuk Wojciech Szczęsny sebelum masuk ke starting line-up. Pada Juli 2018, Alisson menandatangani kontrak dengan Liverpool dengan biaya awal € 62,5 juta (£ 56 juta), yang bisa naik menjadi € 72 juta (£ 66,8 juta) biaya rekor dunia untuk seorang kiper saat itu.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Post

Pemain Dari Manchester United Yang Akan DilepasPemain Dari Manchester United Yang Akan Dilepas

Manajer Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer belum berkeinginan membocorkan siapa saja pemainnya yang akan dilepas pada jendela transfer musim panas ini. Jelang musim 2020/21 usai, Manchester United sudah bersiap untuk melakukan kegiatan di bursa transfer, bagus merekrut atau melepas pemain. Sejumlah nama pemain masuk dalam daftar incaran Manchester United. Bahkan demikian juga ada beberapa penggawa Setan Merah yang sudah masuk daftar jual musim panas ini.

Pemain Dari Manchester United Yang Akan Dilepas

Soal Juan Mata

Salah satu pemain yang kemungkinan besar bakal dilepas Manchester United yaitu Juan Mata. Solskjaer malah memuji habis karakter gelandang asal Spanyol hal yang demikian dalam berita update liga inggris di tahun 2021.

“Kami sedang berdialog dengan Juan, kami sudah melakukan dialog yang bagus, pembicaraan yang bagus dan dialog itu akan berlanjut. Mari kita lihat apa yang berkeinginan dia lakukan di akhir musim,” ujar Solskjaer seperti dikutip Goal International.

“Dia profesional top, pemain yang sangat bagus. Susah bagi saya untuk tak memainkannya lebih dari yang sudah saya lakukan. Ada banyak keadaan musim ini, keadaan sulit pribadi yang membuatnya kurang tersedia tapi tetap dia yaitu pemain top. Keputusan itu akan dibuat sesudah musim selesai.” tambahnya.

Pengakuan Solskjaer

Lebih lanjut, Solskjaer tidak mau untuk membocorkan nama-nama yang bisa jadi akan dilepas pada musim panas ini, bagus secara pinjaman atau permanen.

“Kami mempunyai beberapa pemain yang dipinjamkan yang mungkin akan kembali, ada ketertarikan pada beberapa pemain lain yang akan keluar tapi Anda berkeinginan keluar dari jendela transfer dengan keadaan sudah bertambah kuat,” tutur Solskjaer.

“Mungkin kami membolehkan beberapa pemain untuk keluar dan mendapatkan pengalaman Roulette dan kembali lebih kuat darinya nanti. Selain itu, susah untuk mengatakannya, saya tak bisa memandang terlalu banyak pemain yang keluar.” tukasnya.

Sektor yang Berharap Diperkuat Solskjaer

Hampir segala sektor menjadi konsentrasi pemberesan Solskjaer pada musim panas ini, mulai dari bek tengah, gelandang tengah, hingga sayap kanan.

Tidak cuma itu, Solskjaer juga diyakini bersedia slot gacor gampang menang menggaet striker baru meski klubnya baru saja memperpanjang kontrak Edinson Cavani selama setahun.

Harry Kane disebut-ucap sebagai target United untuk sektor striker, meski Jadon Sancho masih menjadi idaman kubu Setan Merah untuk posisi sayap kanan.

 

Kritik Thomas Atas Kekalahan Chelsea Di Piala FA

Kritik Thomas Atas Kekalahan Chelsea Di Piala FAKritik Thomas Atas Kekalahan Chelsea Di Piala FA

Manajer Chelsea Thomas Tuchel kecewa berat dengan kinerja video asisten wasit (VAR) didalam pertandingan melawan Leicester City terhadap final FA Cup. Chelsea menantang Leicester City di Final FA Cup musim ini. Kedua tim jackpot slot online saling berhadapan di Stadion Wembley, Sabtu (15/5/2021) malam WIB.

Kritik Dari Jerman Thomas Tuchel

Kritik Thomas Atas Kekalahan Chelsea Di Piala FA

Sejak awal laga, Chelsea tampil dominan di Slot777 Paling Gacor. Namun justru Leicester City yang memenangkan pertandingan ini berkat gol Youri Tielemans. Kinerja VAR yang dipermasalahkan Tuchel salah satunya sebelum saat Tielemans mencetak gol. Saat itu Ayoze Perez muncul jalankan handball. Selain itu gol Chelsea termasuk dianulir oleh VAR dan wasit Michael Oliver. Sebab, Ben Chilwell telah lebih dulu terlilit offside.

Juru taktik asal Jerman itu jadi kecewa dengan tampilan para pemainnya didalam laga final Piala FA melawan Leicester, Minggu (16/5/2021) dinihari tadi. Chelsea yang memang lebih diunggulkan untuk menang justru kudu tumbang dengan skor satu gol tanpa balas di tangan Leicester City.

Kekalahan melawan Leicester City membuat Chelsea kudu merasakan kegagalan berulang setelah sebelumnya termasuk kalah melawan Arsenal di laga final Piala FA tahun lalu. Menyikapi kekalahan Chelsea didalam laga final kali ini, Tuchel beranggap timnnya tidak memadai menguntungkan untuk bisa memenangkan laga melawan Leicester City. “Kami kecewa dan tidak terlampau merah dengan tampilan yang diperlihatkan para pemain kami saat mencoba Pragmatic Free Spin,” ujar Tuchel dilansir BBC.

“Saya pikir performa kami memadai untuk memenangkan laga, tapi kami tidak menguntungkan dan kami tidak dulu menyembunyikan bahwa kami kudu punyai itu untuk menang,”. “Anda perlu momentum, pengambilan keputusan, detil kecil, dan kinerja wasit,” tukasnya menambahkan. Eks pelatih PSG dan Borussia Dortmund itu turut mengomentari kinerja VAR yang terlampaui tidak memadai adil bagi timnya dan menjadi berita terbaru liga Inggris hari ini.

Keinginan Thomas Tuchel untuk memberi tambahan gelar juara perdana kepada Chelsea pun kudu sirna setelah timnya gagal mengalahkan Leicester City di partai final Piala FA.

Tuchel tinggal menyisakan ajang Liga Champions yang masih berpeluang ia menangkan jika bisa mengalahkan Manchester City di final Liga Champions.

Awalnya final Liga Champions akan terselenggara di Turki selanjutnya lantas dipindah ke Portugal dikarenakan pembatasan virus corona. Menarik untuk lihat bagaimana perjuangan Tuchel untuk bisa mencetak ukiran histori manis terhadap musim perdananya dengan Chelsea.

Haaland Bagai Pedang Bermata Dua Manchester City

Haaland Bagai Pedang Bermata Dua Manchester CityHaaland Bagai Pedang Bermata Dua Manchester City

Erling Haaland memang menjelma jadi mesin gol Manchester City. Lain sisi, kedatangan Haaland sedikit mengubah gaya main City yang justru gampang kebobolan!
Erling Haaland jadi sorotan setelah tampil mejan di laga kontra Slot deposit Tottenham Hotspur pada lanjutan Liga Inggris, Minggu (5/2) malam WIB. Spurs menang 1-0 lewat gol tunggal Harry Kane.

Haaland gagal bikin gol, malah gagal bikin tembakan. Haaland juga menghilang di kotak penaltinya Spurs tanpa sentuhan.

Eks bek Liverpool, Jamie Carragher menyoroti kehadiran Erling Haaland buat Manchester City di musim ini. Menurutnya, Haaland memang jadi mesin gol yang subur tapi lain sisi permainan City dengan garis rendahnya jadi bumerang!

“Haaland sudah bikin 25 gol di liga, tapi jumlah itu tidak jauh beda dengan jumlah keseluruhan gol Manchester City jika dibandingkan dengan musim lalu,” jelasnya kepada Sky Sports.

“Malah kini, City jadi gampang kebobolan karena permainan yang berbeda. Mereka bermain lebih rendah dari yang biasanya, sehingga mudah dijebol dengan serangan balik,” tambahnya.

Meski begitu, Jamie Carragher tidak menyalahkan Erling Haaland. Hanya saja, permainan garis tinggi Manchester City dan pertahanan kuat dari garis depan seperti musim-musim sebelumnya seperti tidak terlihat lagi.

“Itu bukan salahnya Haaland, tapi Haaland bukanlah paket lengkap dari penampilannya sejauh ini,” tutupnya.